Awesome q2a theme
0 votes
4 years agoAtap mempunyai fungsi penting dalam menangani rumah dari air hujan serta sinar matahari yang bisa masuk ke dalamnya. Selain itu, penggunaan kapa-kapa juga akan menambah eksterior rumah jadi lebih memikat loh. Apalagi jenis atap yang tersedia di picisan pun begitu beragam, contohnya genteng. Sama seperti macam atap lain, genteng pula memiliki banyak keunggulan pada penggunaannya pada hunian.

Namun sayangnya, ketika mengaplikasikan atap genteng tak jarang rumah mengalami kebocoran. Tentu sekadar hal ini akan memproduksi ruangan di bawahnya sensitif terhadap kerusakan. Sehingga kaum pemilik rumah menyiasati hal ini dengan menggunakan waterproofing. Untuk mengaplikasikan waterproofing ini anda tak perlu senewen, lantaran ada jasa pemasangan waterproofing membrane bakar yang siap untuk membantu.

Tapi ternyata tak semua jenis genteng bisa untuk diaplikasikan waterproofing. Pastinya hal itu akan menjadi satu diantara kekurangan dari sebuah jenis genteng. Nah, selain terkait penggunaan waterproofing membrane, beberapa spesies genteng juga memiliki rendah lain loh.

Kekurangan dari Penggunaan Jenis Genteng di Hunian

Meski memiliki manfaat sebagai salah satu sesi yang melindungi rumah, ternyata jenis genteng juga mempunyai kekurangan. Nah, sebagai benda pertimbangan ketika memilih jenis atap genteng, sebaiknya ketahui juga beberapa kekurangannya.

1. Genteng kaca

Genteng kaca pada rumah, biasa dipakai agar ruangan mendapat cahaya alami dari sinar matahari. Jenis genteng ini mempunyai kekurangan dari segi harganya yang cukup mahal, juga material yang mudah pecah. Ketika menggunakan jenis genteng kaca, anda juga tidak akan bisa mengaplikasikan waterproofing membrane untuk mencegah kebocoran.

2. Genteng terakota

5 years agoGenteng terakota atau yang kerap disebut dengan genteng tanah liat, sudah sangat lazim kita jumpai di Indonesia. Kekurangan dari genteng ini adalah warna bahan barang-kali pudar, mudah berlumut, serta mudah bocor. Selain itu, variasi dan ukuran genteng tanah liat ini pula cukup minim.

3. Genteng Metal

Jenis atap genteng metal ini cukup ringkih dan memiliki absorbsivitas gawat yang begitu tinggi. Ketka hujan turun, bahan ini akan menimbulkan suara berisik. Untuk memasang genteng logam ini, juga diperlukan ketelitian serta detail pemasangan.

4. Genteng beton

Meski penerapan genteng beton kini pusat tren di masyarakat, akan tetapi jenis ini memiliki beberapa kekurangan. Beberapa diantaranya ialah bobot material yang cukup berat, dan tidak bisa memantulkan panas matahari. Ditambah genteng beton juga rawan kebocoran, sehingga anda memerlukan jasa pemasangan waterproofing membrane bakar untuk melapisinya.

5. Genteng aspal atau bitumen

Di Indonesia, bitumen itu cukup jarang digunakan sebagai atap rumah. Hal ini karena material harus didatangkan secara impor, sehingga harganya juga relatif mahal. Kecuali itu, pada genteng aspal ini juga rawan terjadi rembesan air akibat hujan.

6. Genteng polikarbonat

Jenis genteng polikarbonat ini punya variasi yang beragam, tapi harganya cukup mahal. Reaksi perawatan polikarbonat berongga juga dinilai lebih sulit, dan materialnya yang mudah lapuk. Kekurangan ini membuat genteng polikarbonat hanya digunakan pada atap tertentu, seperti garasi dan kanopi.

Nah, itulah tadi beberapa kekurangan macam genteng yang biasa digunakan pada atap hunian. Beserta mengetahui kekurangannya, anda bisa memilih genteng mana yang tepat untuk diaplikasikan.
asked Jan 17 by NellyBadham9 (100 points)

Your answer

Your name to display (optional):
Privacy: Your email address will only be used for sending these notifications.
Welcome to USguide101, where you can ask questions and receive answers from other members of the community.
2,151,118 questions
314,788 answers
358,499 comments
1,883,233 users